Calon Pengantin di Purwakarta Harus Tes Kesehatan

Foto: Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi Menggelar Kerjasama MoU dengan Kemendag

PURWAKARTA, HeadlineJabar.com
Tak ingin warganya terkena dampak penyebaran HIV AIDS, Pemkab purwakarta akan memeriksa kesehatan pasangan calon pengantin yang hendak menikah.

Kebijakan itu diawali dengan menggelar kerjasama kesepakatan (MoU) antara Pemkab Purwakarta dengan kementerian Agama setempat, Senin (07/09) di Bale Gede Pendopo Purwakarta.

Baca Juga  DPRD Tangsel Kunker ke Purwakarta

Bupati purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya akan selektif memeriksa kesehatan pasangan calon pengantin, terutama yang terdampak HIV.

“Jadi nanti calon pengantin keduanya dites darah, penyakit apa yang mendera keduanya. Jika positif HIV maka perlu pencegahan. Bisa saja pernikahannya dibatalkan,” jelas Dedi.

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan sebab HIV itu akan menular bagi pasangannya, termasuk bagi keturunan mereka (calon pengantin). Jadi pernikahannya ditangguhkan.

Baca Juga  PDAM Sesuaikan Tarif Pelanggan

“Tapi jika keinginan nikahnya kuat, sementara diantara mereka atau keduanya positif HIV, maka Pemerintah melakukan pengawasan,” tambahnya.

Dedi mengakui jika pernikahan adalah peristiwa sakral yang perlu dipertimbangan matang. Namun demikian, perlu adanya kesadaran dari masing-masing pihak agar HIV tidak dengan mudah menyebar.

Pemkab Purwakarta akan menganggarkan biaya pemeriksaan bagi calon pengantin yang hendak menikah ini, pada APBD tahun depan.(ays)

Baca Juga  Tragis, Bunga Diduga Dicekoki Miras Kemudian Diperkosa