Pendapatan Kas Purwakarta Menurun

Foto : Ilustrasi.

Tujuh Perusahaan Sampai Ajukan Penutupan

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Kepala Bidang Pendapatan I pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Purwakarta, Al Fatah mengaku, penutupan sementara tempat hiburan maupun rekreasi sangat berdampak pada pendapatan kas daerah.

“Penutupan sementara tempat hiburan dan rekreasi dampak virus corona sangat terasa, ada penurunan,” ungkap dia, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga  Anne Ratna : KB Itu Kesejahteraan, Bukan Alat Kontrasepsi saja

Ia pun pesimis jika pajak tempat hiburan dan rekreasi akan tercapai di triwulan II ini mengingat tidak ada yang mengetahui sampai kapan wabah virus corona akan berakhir.

“Kita lihat perkembangan saja, mudah-mudahan segera berakhir, hingga saat ini sudah ada tujuh perusahaan mengajukan penutupan,” kata Al Fatah.

Meski begitu, ada juga pajak yang dapat dimaksimalkan di tengah wabah virus corona ini, seperti pajak penerangan jalan (PPJ) meski pemerintah pusat menggratiskan listrik subsidi 450 VA dan 900 VA.

Baca Juga  PC IPNU Purwakarta: Targetkan Sekolah dan Pesantren dalam Penjaringan Kaderisasi

Pajak air dan tanah juga dapat dimaksimalkan karena pada awal tahun kemarin melalui peraturan Gubernur Jawa Barat dilakukan pola perhitungan, sehingga adanya kenaikan terhadap wajib pajak saat itu.

“Kemudian untuk restoran di triwulan II ini kami optimis bisa tercapai juga karena ada sumber lain seperti katering, sehingga kami bisa gali potensi lainnya, yang tidak tercapai triwulan II akan kami kejar pada triwulan III nanti,” ujar Al Fatah.(dik)

Baca Juga  Walikota Sukabumi HM Muraz Ajak Warganya Lestarikan Wayang Sukuraga