Wow.. Jumlah Pengangguran di Kota Depok Capai 80.903 Orang

Foto : Di Kota Depok pengagguran capai 80.903 orang.(Istimewa)

DEPOK, headlinejabar.com

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok, Jawa Barat, Diah Sadiah mengatakan, kondisi ketenagakerjaan di Kota Depok saat ini belum menggembirakan, karena berdasarkan data BPS jumlah pengangguran mencapai 80.903 orang.

“Karena itu, Disnakersos berupaya mencari solusi dengan menggelar bursa kerja dua kali dalam setahun,” Ujar Diah Sadian pada acara pembukaan Bursa Kerja di Depok, Rabu (21/9/2016).

Baca Juga  PT SPV Implementasikan Tata Kehidupan Baru

Bursa Lowongan Kerja (Job Fair) digelar selama tiga hari, dari 20 sampai 22 September 2016, bertempat di lantai II Pusat perbelanjaan Depok Mall, Kota Depok. Kegiatan ini diikuti 50 perusahaan yang menawarkan 6.995 lowongan kerja.

Menurut Diah, jumlah pencari kerja sejak Januari 2016 hingga saat ini mencapai 3.393 orang. Sedangkan jumlah kesempatan kerja terbatas.

Sementara itu Walikota Depok Muhammad Idris usai membuka Bursa kerja mengatakan, job fair ini merupakan salah satu media untuk memfasilitasi warga pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga  Pemulihan Sungai Cibuluh oleh PT MSS Belum Maksimal

Jumlah pengangguran Kota Depok tahun 2016 ini naik sekitar 2000 orang, karena itu, Pemkot memfasilitasi dengan Job fair dan layanan pembuatan kartu AK1 secara gratis.

“Saya minta perusahaan memprioritaskan pencari kerja yang sudah memiliki AK1, karena sudah tersaring. Rata-rata pencari kerja itu lulusan SMA/SMK sekitar 30 persen,” kata Idris.

Walikota mengatakan hasil Job fair sebelumnya sudah dirasakan cukup efektif dan signifikan. Dari 6000 pencari kerja, sekitar 50 persen sudah diterima kerja melalui Job fair.

Baca Juga  Anne Ratna : KB Itu Kesejahteraan, Bukan Alat Kontrasepsi saja

Walikota juga akan terus mendata perusahaan-perusahaan baru di kota Depok agar bisa menyerap tenaga kerja lokal.

“Kita akan mengikat perusahaan untuk para pekerja, dengan regulasi 80 persen tenaga kerja teknis adalah warga Depok,” tandasnya.(*)

Reporter : Yopi Setyabudi
Editor : Aga Gustiana