Kemkominfo Imbau Stakeholder Dukung Percepatan Digitalisasi Penyiaran

Foto : Talk show Indonesia Goes Digital di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (1/9/2016).

YOGYAKARTA, headlinejabar.com

Plt Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Ir Geryantika Kurnia MEng MA berupaya mewujudkan hak rakyat untuk menikmati siaran digital.

“Kami harap migrasi analog ke digital bisa cepat,” ujar Geryantika saat membuka talk show Indonesia Goes Digital di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (1/9/2016).

Baca Juga  Kunjungan Presiden Pastikan Kesiapan Pasukan

Kementerian terus memperkenalkan teknologi digitalisasi penyiaran sejalan dengan pembahasan RUU Penyiaran yang masih dibahas bersama DPR.

Guna masyarakat dapat mengetahui kelebihan televisi digital dan menikmati siaran digital secepatnya, Geryantika mengimbau semua stakeholder dapat mendukung program percepatan digitalisasi penyiaran.

Termasuk mengajak para penyedia konten untuk berpartisipasi dalam uji coba siaran televisi digital bersama dengan TVRI.

“Penyedia konten yang sudah menekan MoU dengan TVRI pun diimbau untuk segera bersiaran,” kata dia.

Baca Juga  Terkait Penyerangan Tokoh Agama, Presiden: Konstitusi Menjamin Kebebasan Beragama

Masyarakat yang belum mempunyai televisi dengan teknologi digital dapat menikmati siaran digital terestrial dengan memanfaatkan perangkat set top box (digital receiver/ DVB-T2) yang menghubungkan antena dengan televisi analog mereka.

Bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, acara ini ajang sosialisasi yang diselenggarakan setelah Menkominfo Rudiantara meresmikan penyiaran digital untuk 29 ibu kota provinsi di Indonesia pada 28 Agustus 2016 silam di TVRI, Jakarta.

Baca Juga  Presiden: Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Lebih dari 200 peserta datang untuk mendengar perkembangan penyiaran digital di Indonesia dari Staf Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Prof Drs Henry Subiakto SH MSi, Pakar Penyiaran Dr Ir Hardijanto Saroso MMT MM.

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Hardly Stefano Dr Phil, Hermin Indah Wahyuni SIP MSi. Departemen Ilmu Komunikasi UGM dan Ketua Asosiasi Televisi Televisi Siaran Digital Indonesia Eris Munandar.(rls)

Editor : Dicky Zulkifly