Politik

Dana Mobil Fortuner DPRD Jawa Barat Sebaiknya Dialihkan untuk Korban Banjir Subang

×

Dana Mobil Fortuner DPRD Jawa Barat Sebaiknya Dialihkan untuk Korban Banjir Subang

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, headlinejabar.com

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara untuk ke sekian kalinya mengenai mobil dinas Fortuner yang diperuntukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk para Anggota DPRD Jawa Barat. Kali ini dia menilai alangkah baiknya jika dana untuk pembelian mobil mewah tersebut dialihkan untuk korban banjir di Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Ditemui di Kantornya Jl Maskumambang Kota Bandung hari ini Kamis (26/5/2016) Dedi menegaskan, korban banjir bandang di Subang harus segera melakukan recovery diri dan lingkungannya.

Baca Juga  Tim Jokowi Sebut Prabowo Terlalu Percaya Diri Menang Pilpres 2019

“Saya tidak komentar untuk Fraksi lain. Tetapi khusus untuk Fraksi Golkar dengan 18 Anggota, jika satu mobil Fortuner dihargai Rp500 juta kalikan saja 18 sudah sekitar Rp9 miliar. Warga Subang yang terkena bencana membutuhkan sekitar Rp15 miliar untuk recovery, tinggal cari sisanya kan?,” ujar Dedi.

Senada dengan Dedi, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat Ali Hasan saat ditemui ditempat yang sama mengatakan, sampai saat ini Fraksi yang dia pimpin masih tetap konsisten menolak pembelian mobil Fortuner untuk Anggota DPRD. 

Baca Juga  Sah, Pasangan Zeinjo Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Purwakarta

“Kami konsisten. Kalau Fraksi mau ambil (mobil Fortuner) itu ya silakan saja kami tidak keberatan. Untuk Fraksi Golkar mah gak usah saja. Pemprov boleh alihkan untuk bantuan banjir warga Subang,” tegas Ali.

Selain meminta pengalihan anggaran mobil dinas untuk bantuan korban banjir, DPD Golkar Jawa Barat melalui Fraksi di DPRD juga akan mendesak Gubernur Ahmad Heryawan agar melakukan langkah konkret dalam rangka recovery korban bencana banjir di Kabupaten yang terkenal dengan buah Nanas itu.

Baca Juga  DPC Hanura Mulai Gelar Road Show

“Bukan sekedar recovery saja kami mendesak Pemerintah Provinsi agar mencari dan menerapkan solusi jangka panjang atas bencana banjir bukan sekedar di Subang, di daerah lain pun sama,” pungkas Ali.(*)


Editor : Dicky Zulkifly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *