Tadabur Alam, Liburan Ala Crew Headline Jabar

Foto: Lokasi Curug Cijalu yang selalu ramai dikunjungi Wisatawan

SALAH satu destinasi wisata di Jawa Barat yang tak asing lagi di telinga wisatawan adalah Curug Cipancar Subang. Curug yang mengalir antara daerah Kabupaten Bandung, Subang dan Purwakarta ini rupanya menjadi destinasi pilihan masyarkat. Di momentum malam pergantian tahun baru 2016, sejak Kamis (31/12/2015) sore kemarin ribuan masyarakat berbondong-bondong mengunjungi lokasi ini.

Tidak aneh lagi saat liburan panjang, wisatawan mencari lokasi yang cocok untuk menghabiskan waktu santai. Namun, apa jadinya jika liburan dilakukan dengan cara berbeda. Biasanya, yang dijajal adalah tempat keramayan seperti pantai, wisata kota dan menginap di hotel. Berbeda dengan liburan yang dilakukan di pegunungan. Caranya, bermalam di gubuk warung, mendirikan tenda dan bermalam di pegunungan. Lebih bersenyawa dengan alam, liburan seperti ini bisa dijadikan pilihan alternatif.

Di antara mereka ada yang datang menggunakan kendaraan pribadi motor, mobil dan rombongan. Kebanyakan memilih bermalam di gubuk-gubuk warung sampai ada yang mendirikan tenda di lereng gunung. Alasannya beragam mengapa kebanyakan wisatawan memilih menginap di pegunungan ketimbang pulang.

“Liburan di sini beda rasanya. Tidak akan menemukan penginapan hotel, yang ada tempat tidur yang disediakan pemilik warung. Bagi yang tak biasa pasti tersiksa, cuca di sini cukup dingin,” jelas salah satu prngunjung yang berhasil dijumpai HeadlineJabar.com di lokasi Cijalu.

Di sini, terdapat dua curug yang biasa dijajal para wisatawan, Curug 1 dan Curug 2. Saat ditanyakan apa nama dari kedua curug tersebut, kebanyakan tidak mengetahui betul. Hanya saja para pedagang di lokasi lebih familier yang menyebutkan kedua curug tersebut dengan sebutan Curug Cilemper dan Curug Cikonang.

Di musim liburan saat sekarang, tiket masuk menuju lokasi cukup terjangkau. Crew HeadlineJabar.com sendiri dikenakan biaya persatu orang Rp15 ribu untuk masuk lokasi. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan asri perkebunan teh. Ditambah lebih puas dengan view terbaik dataran Subang dan Purwakarta dari ketinggian ribuan meter.

“Ini masuk wilayah Kecamatan Serangpanjang Subang. Banyak jajanan yang bisa dibeli di sini. Tempatnya sederhana namun memberikan kepuasan. Dari penginapan dan tempat tenda, cukup berjalan 2 Km menuju curug. Kalau ingin lebih puas bisa mendirikan tenda dekat curug. Sensasi dinginnya lebih terasa,” ungkap Aga salah satu pengunjung.

Pada perayaan tahun baru, lokasi curug tak bisa menampung kendaraan yang masuk. Akibatnya, wisatawan yang tak kebagian tempat parkir harus rela sampai ke lokasi curug tanpa memakai kendaraan. Mereka, berjalan kaki sepanjang 2 Km. Namun lelah yang dirasakan terbayar sudah dengan suasana di puncak gunung.(tim)