Advertorial

Bupati Anne Tinjau Pembangunan Unit Transfusi Darah Kabupaten Purwakarta

×

Bupati Anne Tinjau Pembangunan Unit Transfusi Darah Kabupaten Purwakarta

Sebarkan artikel ini

Foto: Bupati Anne Tinjau Pembangunan Unit Transfusi Darah Kabupaten Purwakarta

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang akrab disapa Ambu Anne meninjau pembangunan gedung Unit Transfusi Darah (UTD).

Pembangunan gedung yang diperkirakan rampung pada 2019, menurutnya memberi manfaat bagi masyarakat luas khususnya, masyarakat Purwakarta akan kebutuhan stok darah.

“Pembangunan ini sangat diperlukan masyarakat, dan akan diprioritaskan pada anggaran tahun 2019,” Ucap Anne ketika meninjau Gedung UTD PMI di Jl. Ibrahim Singadilaga, Purwakarta. Jumat (19/10/2018).

Baca Juga  Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi : Hari Ini Kesejahteraan Buruh Jauh Lebih Baik, Tapi...

Selain meninjau pembangunan, Anne mengecek persediaan darah yang dimiliki oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purwakarta.

“Kita juga cek persediaan darah yang dimiliki PMI Purwakarta, sehingga PMI tidak kekurangan stok darah,” Ujarnya.

Menurut Ketua PMI Kabupaten Purwakarta Lalam Martakusumah memastikan pihaknya tidak kekurangan persediaan darah.

“Insyaallah, stok yang kita miliki aman, tidak ada masalah terhadap ketersediaan darah yang ada di sini(PMI), ” Tegasnya.

Baca Juga  Pelajar Purwakarta Dicetak Jadi Duta Nasionalisme

Lalam berharap, dengan dibangunnya gedung UTD, akan mempermudah masyarakat yang akan melakukan mendonorkan darahnya.

“Harapannya, Memudahkan masyarakat untuk melakukan donor darah. Serta dengan adanya gedung baru yang diperuntukkan untuk donor, akan menambah minat masyarakat untuk mendonorkan darahnya,” Ujar Lalam.

Selain itu, Lalam menuturkan bahwa PMI Purwakarta akan menyediakan klinik gratis bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pengobatan.

Baca Juga  Libur Lebaran Jangan Lupa Bawa Keluarga ke Cirata

“Kita ingin UTD PMI bisa memberikan pelayanan yg lebih baik untuk masyarakat, termasuk Klinik yang nantinya free untuk masyarakat kurang mampu,” tambahnya. (rls/eka)