Advertorial

Sambutan Kang Dedi Mulyadi, Peresmian Taman Sri Baduga Purwakarta

×

Sambutan Kang Dedi Mulyadi, Peresmian Taman Sri Baduga Purwakarta

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi dalam peresmian Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta.

Sunda Mengajarkan Toleransi

Maka prinsip-prinsip toleransi sebenarnya merupakan prinsip utama di kerajaan Sunda. Jadi, yang tidak bersikap toleran di tanah Sunda, itu bukan orang Sunda, dan bukan para pewaris tahta kemanusiaan masyarakat Sunda.

Baca Juga  Turis Asal Jepang Tertarik Pada Wisata Diorama di Purwakarta

Selanjutnya, karena prinsip toleransi itu berangkat dari filsafat air. Makanya, hampir semua tempat di tatar Sunda mengambil nama “cai”.

Dari mulai Cimahi, artinya cukup. Sampai Cisaat, artinya, airnya kurang.
Air adalah sumber falsafah yang kuat. Air itu bisa berubah sesuai dengan bentuknya. Air bisa mendinginkan, air bisa menenteramkan. Tetapi jika air dipermainkan, maka bencananya lebih besar dibanding api.

Baca Juga  PGRI Cirebon Belajar Resep Pendidikan Vokasional Kepada Kang Dedi