Dua Warga Purwakarta Meninggal Dunia Karena Covid-19 Hari Ini

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dr Deni Darmawan.

Update Covid-19 Purwakarta: Positif Nambah 36, Meninggal 2, Total Positif 128

PURWAKARTA,
headlinejabar.com

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Coronavirus Disease 2019 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyatakan ada dua lagi warga Purwakarta pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Dua warga ini meninggal dalam masa perawatan di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat.

Warga yang terpapar Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, jumlahnya masih fluktuatif. Angka konfirmasi positif cenderung meningkat. Per hari ini, Rabu 21 Oktober 2020, angkanya tembus 128 orang.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dr Deni Darmawan mengatakan, secara kumulatif warga yang terkonfirmasi positif berjumlah 475 orang, dan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 325 orang.

“Kami sampaikan ada penambahan sebanyak 36 orang warga yang terkonfirmasi positif, terdapat juga yang meninggal dunia sebanyak dua orang, secara kumulatif jumlah warga yang meninggal dunia sebanyak 22 orang. Kini, jumlah warga terkonfirmasi positif yang tengah dalam proses isolasi baik mandiri maupun di fasilitas kesehatan ada 128 orang,” kata dr Deni Darmawan, Rabu (21/10/2020).

Menurutnya, berdasarkan kondisi tersebut tersebut, GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tetap menjalankan program-program adaptasi kebiasan baru di masa pandemi ini yang berkaitan dengan perubahan perilaku seperti tak lupa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun (3M).

“Selain pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) yang kini tengah diberlakukan di Kecamatan Purwakarta Kota, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melakukan 3M diharapakan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta,” ujar Deni.

Selain itu, GTPP melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta juga melakukan langkah-langkah strategis untuk menghadapi situasi ini, seperti melakukan pelacakan yang efektif, pelaksanaan manajemen klinis sesuai Permenkes Nomor 413 tahun 2020, dan berkoordinasi dengan Tim Covid-19 Pusat dan Provinsi Jawa Barat.

“Sementara, ada data lain yang juga perlu kami sampaikan yaitu, untuk warga yang berstatus kontak erat hari ini, jumlahnya bertambah 23 orang, kini jumlahnya menjadi 376 orang. Dan warga yang berstatus suspek jumlahnya bertambah 3 orang, kini jumlahnya menjadi 52 orang dan probable nihil,” ujar Deni.

Dalam upaya mempercepat penanganan pandemi, GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta terus melakukan rapid dan swab test secara masif. Selain itu upaya memperoleh hasil tes juga dipersingkat agar penularan tidak semakin menyebar. Kata dia, dengan semakin banyaknya warga yang menjalani tes, akan lebih mudah untuk mendeteksi jika ada warga yang terkonfirmasi positif. Hal ini otomatis akan ada tindakan medis yang diberikan.

“Mereka akan menjalani protokol yang telah ditetapkan, baik dirujuk di rumah sakit maupun menjalani karantina mandiri secara ketat di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Selain itu, lingkungan sekitar juga akan menyesuaikan dengan lebih memperketat physical distancing antarwarga. Dengan demikian, upaya memutus mata rantai penularan menjadi lebih efektif,” demikian dr Deni.(dik)