Bandung dan Surabaya Berpotensi Besar jadi Smart City

Foto : Ilustrasi Smart City

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 -2019 memang tidak disebutkan kota-kota mana saja yang akan diprioritaskan untuk dibesut menjadi kota pintar (smart city).

Namun, menurut Pengamat Perencanaan Pembangunan Syahrial Loetan, pihaknya berkeyakinan ada beberapa kota besar yang berpotensi untuk menjadi kota pintar (smart city). Menurut dia, kota besar tersebut antara lain seperti Bandung dan Surabaya.

Baca Juga  70 Tahun HMI, Kader Mesti Perkuat Silaturahmi

“Dari sisi pemerintah RPJMN lima tahun memang tidak sebutkan kota mana yang akan jadi smart city. Banyak kota-kota misalnya Surabaya dan Bandung. Kota-kota besar ‘kan itu,” katanya saat ditemui di sela-sela seminar perkotaan ‘Transforming Lives – Human & Cities’ di Gedung BPPT 2, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Selain itu, dia pun berkeyakinan para pemerintah daerah (pemda) kota yang berpotensi menjadi kota pintar (smart city) tersebut juga akan menangkap sinyal dukungan dari para pemerintah pusat (pempus) ataupun para investor.

Baca Juga  Jambore Nasional Sertakan Program Deradikalisme

“Saya yakin kepala daerah cerdas tangkap sinyal itu untuk dapatkan dukungan baik dari pemerintah pusat, investor,” imbuh dia.

Hal ini dilakukan, terangnya, agar keinginan menjadikan kota-kota besar tersebut menjadi kota pintar (smart city), ke depannya akan mampu memberikan kota yang humanis, nyaman, dan sekaligus tentunya bersahabat dengan lingkungan.

“Tapi leader kita komitmen tinggi untuk jadi kota humanis, ada MRT, ada jalan, agar orang bekerja nyaman dan lain sebagainya,” pungkasnya.(int/red)

Baca Juga  Sinergi dan Sinkronasi Kunci Kelancaran Pembangunan