PKBM Rumah Tumbuh Ajak Anak Disabilitas Mengerti Bagaimana Cara Alam Bekerja

Pelatihan pembuatan photosynthetic bacteria.

Belajar Fotosintesis di Bale Panciniti

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta terus berinovasi dalam rangka mengembangkan pendidikan karakter bagi siswa-siswinya. Tak terkecuali bagi anak didik disabilitas, Disdik Purwakarta mengeluarkan program yang tak kalah brilian.

Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Rumah Tumbuh yang dikelola oleh Yayasan Wening Ati mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Photosynthetic Bacteria untuk Kebun Sekolah bagi anak berkebutuhan khusus, di Bale Pancaniti Purwakarta, Rabu 25 September 2024.

Kegiatan yang diikuti oleh 15 anak disabilitas dari SLB Purwakarta dari SMP hingga SMA yang datang bersama empat pendamping merupakan salah satu pembelajaran vokasional pertanian yang ada di SLB.  

Baca Juga  SMK Tasa Purwakarta Gelorakan Pelajar Gemar Menabung

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber fasillitator TdBA Disdik Purwakarta, Widiasaranty Hidayat.

“Adapun kegiatan yang dilakukan selain membuat fotosintesis adalah berkeliling kebun, melihat bedegan, leuit, kandang ayam, belajar mengenal macam-macam ayam, macam-macam tanaman, ciri-ciri kompos dan belajar pindah tanam dari greenhouse ke bedegan. Talun dan Banana Circle,” ujar Widia.

Anak-anak SLB yang terdiri dari anak-anak autis, tuna rungu, tuna wicara dan lain-lain terlihat antusias karena bisa belajar langsung dan praktek di Rumah Tumbuh. 

Baca Juga  Fakultas Farmasi UBP Karawang Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Teaching Industry

Ternyata di balik kekurangan banyak kelebihan yang mereka miliki bahkan beberapa siswa ada yang sudah juara nasional membuat kriya dari kayu, ada yang juara nasional melalui kemampuan tata rias.

“Dari pembelajaran yang mereka dapat kemudian mereka membuat kesimpulan dari hasil prakteknya,” ucap Widia.

Menurut Widia, ini pengalaman pertamanya ketika mengisi pelatihan untuk anak disabilitas dan ternyata menyenangkan.

Mengajari anak-anak SLB sama artinya belajar sabar dalam mendidik namun bisa melihat keunikan masing-masing anak.

Baca Juga  Dukung Kenaikan Jabatan Akademik Dosen, UBP Karawang Berikan Fasilitas Bantuan Dana, Berikut Besarannya

“Menjadi tahu bahwa setiap anak Istimewa dan setiap anak layak mendapatkan hak yang sama bagaimanapun kondisinya,” katanya.

Kepala Disdik Purwakarta Dr H Purwanto MPd mengatakan, pendidikan karakter yang ia gaungkan tak terlepas dari transformasi pendidikan dengan lingkungan. Pihaknya tengah mengembangkan pusat transformasi pendidikan lingkungan dan pangan dalam satu kawasan berbasis Arboretum Bambu Linuhung.

“Anak-anak didik kita harus diperkenalkan dengan lingkungan,” ujar Purwanto belum lama ini.