Pendidikan

SMPN 3 Didik Siswa Lebih Berpreatasi

×

SMPN 3 Didik Siswa Lebih Berpreatasi

Sebarkan artikel ini

Foto : Pelajar SMPN 3 Purwakarta didik lebih berprestasi

PURWAKARTA, HeadlineJabar.com
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Purwakarta mulai memantapkan kajian pendidikannya. Salah satunya di wilayah penerapan pendidikan berkarakter.

Sebagaimana amanat Peraturan Bupati (Perbup) No 69 Tahun 2015 tentang Penerapan Nilai Dasar Pendidikan Berkarakter, sekolah menengah terfavorit ini mendidik anak agar memiliki daya intelektual dan akhlakul karimah.

Selain dua unsur tersebut, SMPN 3 turut memantapkan anak didik agar mencurahkan minat bakat sedini mungkin. Khususnya melalui program ekstrakulikuler akademik dan non akademik.

Baca Juga  150 Kepsek SD dan SMP Dilantik, Ini Pesan Bupati Purwakarta

“Kami memiliki ekskul akademik dan non akademik seperti basket, bahasa Inggris yang pada tahun kemarin kami mendapat predikat juara umum lomba akademik tingkat kabupaten. Ini akan kami pertahankan. Dan kami juga memiliki Paskibraka terbaik, yang selalu menjadi juara di tiap hari,” jelas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 3 Purwakarta, Sumarni SPd.

Baca Juga  Seleksi Pengurus Dewan Pendidikan Purwakarta Periode 2026–2031 Dibuka

Di wilayah peningkatan spiritual, pihaknya membudayakan baca Alquran sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM). Selain itu, dengan perubahan waktu masuk sekolah lebih pagi anak didik diarahkan menjadi pribadi agresif dan semangat.

“Intinya kami menyeimbangkan pengarahan akademik formal dan non formal. Dititik beratkan pada pembindaan sikap, atitude dan akhlak. Kami menginginkan anak didik SMPN 3 memiliki keseimbangan antara akhlak dan kesimpulan akademik,” tutur dia.

Baca Juga  Wagub Jabar Resmikan Program SMK Membangun Desa di Bogor

Sejauh ini, SMPN 3 Purwakarta memiliki jumlah pelajar sebanyak 1.036 orang. Bahkan, hal yang lebih menarik yakni konsep pembelajaran di sekolah tersebut, apa yang dilaksanakan sehari-hari, bukan hitam di atas putih semata.

“Kami selalu mengingatkan anak, jika belajar itu bukan unggul dalam segi nilai akademik,  melainkan juga dari sikap dan akhlakul karimah,” tutup Sumarni.(dzi)