Ini Jam Kerja SKPD Kota Bandung Selama Ramadan
BANDUNG, headlinejabar.com
Sesuai dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) terkait penetapan jam kerja ASN, TNI, dan Polri pada bulan Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, turut menyesuaikan jam kerja baru bagi ASN.
Berdasarkan surat edaran tersebut, unit kerja yang bekerja lima hari kerja berlaku jam kerja pukul 8.00-15.00 WIB (Senin-Kamis) dan 8.00-15.30 WIB (Hari Jumat). Sementara itu, unit kerja yang bekerja enam hari kerja, seperti rumah sakit umum daerah, rumah sakit khusus ibu dan anak, rumah sakit khusus gigi dan mulut, Puskesmas, dan sekolah berlaku jam kerja pukul 8.00-14.00 WIB (Senin-Kamis) dan 8.00-14.30 (hari Jumat).
Para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak mengurangi semangat kerja selama bulan Ramadan. Sebelumnya Walikota Bandung Ridwan Kamil memotivasi para ASN dengan menerangkan, Ramadan adalah bulan kemenangan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Asep C Cahyadi menurutnya, Ramadan harus dijadikan momentum agar semangat bekerja lebih meningkat karena disertai dengan niat ibadah.
“Sesuai dengan arahan pak wali saat Rapim dengan seluruh SKPD, Ramadan itu bulan kemenangan, bulan produktivitas. Proklamasi terjadi pada bulan Ramadan, Islam menang lawan Quraisy bulan Ramadan, dan segala bentuk kemenangan-kemenangan lainnya. Maka dari itu, seluruh ASN Kota Bandung juga harus tetap produktif selama Ramadan,” tutur Asep.
Ia menyampaikan arahan Wali Kota Bandung, pada prinsipnya tidak ada penurunan produktivitas maupun jam kerja. “Namun demikian, kita menyesuaikan dengan instruksi pemerintah pusat melalui edaran Men-PAN,” tambah Asep.
Oleh karena itu, jumlah total jam kerja bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan 5 atau 6 hari kerja selama bulan Ramadan adalah 32,5 jam per minggu.
“Meskipun jam kerja dikurangi, hal tersebut tidak mengurangi produktivitas kami di kantor. Bagi kami, puasa itu bukan penghalang untuk tetap bekerja optimal,” ungkap Asep. Ia mengaku suasana bekerja di Pemkot Bandung tetap baik.(*)
Editor : Dicky Zulkifly


