26 Kawasan Cagar Budaya di Purwakarta Wajib Dikunjungi

Foto : Diorama Nusantara Purwakarta.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Kabupaten Purwakarta, ternyata menyimpan segudang peninggalan sejarah yang memiliki hubungan erat dengan kebudayaan dan sejarah perjalanan nenek moyang terdahulu.

Hasil inventarisasi Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, di wilayah ini ada sedikitnya 26 kawasan cagar budaya. Kebanyakan, bersifat kebendaan peninggalan sejarah.

Kepala Bidang Kebudayaan, Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Irfan Suryana menuturkan, kawasan cagar budaya ini tersebar di sejumlah wilayah. Adapun cagar budaya ini, di antaranya berupa situs, sumber mata air purba, makam nenek moyang, hingga bangunan-bangunan bersejarah.

Baca Juga  Dukung 3M, Dinas Pariwisata Purwakarta Sumbang Tempat Cuci Tangan Portabel

“Kawasan Cagar Budaya ini tersebar. Di wilayah kota pun ada. Kebanyakan, itu makam leluhur,” ujar Irfan, Kamis (21/11/2019).

Irfan menjelaskan, untuk di wilayah kota, cagar budaya ini berupa bangunan-bangunan. Di antaranya, Masjid Agung, Gedung keresidenan atau yang saat ini jadi kantor Bakorwil, Gedung Kembar di sekitar stasiun, Gedung Negara atau kantor bupati dan Pendopo, serta Situ Buleud.

Baca Juga  Jatiluhur Valley & Resort Buka selama Lebaran 2021

Selain di wilayah kota, ada juga yang tersebar di sejumlah wilayah lainnya. Misalnya, Goa Jepang di Kecamatan Kiarapedes, Situs Pangcalikan dan Batu Peti yang berdekatan dengan Waduk Jatiluhur, serta beberapa mata air purba.

Menurut Irfan, keberadaan kawasan Cagar Budaya ini perlu dilestarikan keberadaannya. Karena, memiliki nilai penting bagi sejarah, baik untuk ilmu pengetahuan, pendidikan, atau sejarah kebudayaan. Atas dasar itu, saat ini pihaknya pun akan turut membantu dalam hal penataannya.

Baca Juga  Komunitas Pencinta Alam Sukasari Konsen Gali Potensi Wisata

“Kedepan akan kami tata lagi. Minimalnya, di kawasan itu nanti ada media untuk menampikan synopsis atau ringkasan cerita mengenai sejarah kawasan tersebut,” tambah dia.(dik)