FRMB Tuntut Wadir RS Bunut Sukabumi Mundur

Foto : Perwakilan FRMB dan Sejumalah Forum Pergerakan saat audensi dengan Wali Kota Sukabumi HM Muraz, Jumat (5/2/2016) di Balai Kota Sukabumi

SUKABUMI, headlinejabar.com

Ribuan masa yang menamai dirinya Forum Rakyat Miskin Bersatu (FRMB) mendatangi Balai Kota Sukabumi, Jumat (5/2/2016). Mereka menuntut mundur Wakil Direktur Rumah Sakit (RS) Bunut R Syamsudin. Wakil Direktur drg Lily Mustafa dianggap memperlihatkan arogansi dalam melayani masyarakat.

“Kami ingin wadir mundur dari jabatannya saat ini, kami sudah meminta kepada wali kota untuk mencabut kembali SK yang sudah dibuat,” jelas Tatan Kustandi, usai mediasi bersma Wali Kota Sukabumi, H M Muraz.

Karena rumah sakit menyangkut kepentingan rakyat, pelayanannya pun harus pro terhadap masyarakat. Namun, sikap Wadir justru bertolak belakang dengan keinginan rakyat.

“Dengan sikap arogansinya, bahkan dengan DPRD selaku wakil rakyat. Wadir drg Lily tidak bersahabat,” ungkap Tatan.

Wali Kota Sukabumi HM Muraz menerangkan, dirinya menyambut baik aspirasi masyarakat. Muraz bersedia untuk menemui langsung masyarakatnya, tidak harus ke dalam ruangan.

“Namun karena sudah diminta untuk audensi saja, saya mempersilahkan mereka masuk untuk mewakili,” jelas Muraz.

Mengenai kinerja drg Lily wali kota menilai sebagai tanggung jawabnya. “Karena saya yang angkat menjadi tanggung jawab dan hak perogratif saya. Saya akan lakukan evaluasi terhadap dia, dengan langsung menanyai direktur RS Bunut dan para stafnya, benar tidak dengan apa yang ditudingkan para pengunjuk rasa,” tutur dia.

Aksi unjuk rasa yang melibatakan berbagai komunitas tersebut, dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Dalam aksinya pendemo sempat membakar ban di depan balai kota. Setelah mediasi, mereka bubar secara tertib.(rir)