Jabar

Ketua PKK Purwakarta Anne Ratna Mustika : Bidan Jangan Lupa Bahagia

×

Ketua PKK Purwakarta Anne Ratna Mustika : Bidan Jangan Lupa Bahagia

Sebarkan artikel ini

Foto : Ketua TP PKK Purwakarta, Anne Ratna Mustika, dalam kesempatan HUT IBI di Bale Citra Resmi Purwakarta.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Purwakarta, Jawa Barat, Anne Ratna Mustika menilai, bidan merupakan profesi yang mulia. Dari tangan bidan, kata Anne, seorang bayi dirawat semenjak dalam kandungan hingga keluar dan terlahir kedunia.

Secara tidak langsung, kata perempuan yang karib disapa Ambu ini, bidan telah memberi kontribusi bagi kesehatan penerus bangsa.

Baca Juga  Jabar Jadi Provinsi Paling Produkif PPKM Mikro di Indonesia

“Mendengar mars bidan yang tadi di nyanyikan, saya sangat terharu. Bidan adalah profesi yang mulia, dari tangan-tangan nya lah seorang bayi dirawat semenjak dalam kandungaan hingga lahir. Ini bukti bahwa bidan pun memberi kontribusi bagi kesehatan penerus bangsa” ujar Ambu, dalam HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Purwakarta ke-65 di Bale Citra Resmi, Kamis (6/10/2016).

Baca Juga  Meski Pandemi, Pemkab Purwakarta Tuntaskan Pembangunan 10 KM Jalan, Pengairan dan Jembatan

Foto : Ketua TP PKK Purwakarta, Anne Ratna Mustika bersama para bidan yang tergabung dalam IBI Purwakarta.

Ibu berusia 34 tahun ini memandang, usia yang sudab cukup dewasa, IBI telah mengantar profesi bidan yang beresiko dan terkadang bekerja di bawah tekanan demi keselamatan nyawa seorang bayi.

Ambu mengimbau para bidan agar jangan lupa bahagia, karena dari bidan yang bahagia pekerjaan yang dilakukan akan terasa ringan. Memberikan energi positif, tidak hanya bagi sesama bidan tetapi kepada ibu dan anak yang dilahirkan.

Baca Juga  Desa Cilegong saja Bisa Keluarkan Subsiddes sampai Gratiskan Raskin

“Jangan lupa bahagia ibu-ibu bidan, ingatlah profesi ini adalah mulia. Dari bidan yang bahagia akan memberikan energi positif tidak hanya pada sesama bidan tapi juga pada ibu dan anak yang dilahirkan. Hidup bidan,” ujar Ambu sambil mengacungkan tangan yang dibalas dengan seruan hidup oleh para bidan.(*)

Editor : Dicky Zulkifly