Ridwan Kamil : Tanpa KA Cepat, Tak Mungkin Ada Kota Baru di Karawang dan Walini

Foto : Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberikan keterangan kepada media di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis (12/11/2015)m Sumber, istimewa.

BANDUNG, headlinejabar.com 

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sengaja mempercepat kepulangannya dari ibadah umrah demi menghadiri acara groundbreaking kereta cepat Jakarta-Bandung di Kebun Teh Mandalawangi Maswati, Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1/2016).

 

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, memang sangat antusias menyambut moda transportasi baru ini. Bahkan, dia berharap agar pembangunan kereta cepat bisa terkoneksi dengan light railways transit (LRT).

“Bukan hanya urusan Jakarta-Bandung, ini alasan lahirnya tiga pusat pertumbuhan ekonomi baru. Tanpa kereta api cepat, tidak mungkin ada kota baru di Karawang dan Walini. Tidak mungkin ada pertumbuhan baru di Gedebage Tegalluar. Ribuan orang akan bekerja di situ. Pertumbuhan ekonomi yang lahir akan mempercepat koridor Jakarta-Bandung bukan sebuah kota yang berbeda, tetapi satu koridor ekonomi investasi masuk di antara itu banyak masuk gara-gara ada rencana kereta api cepat,” kata Emil.

Dia juga mengapresiasi komitmen Presiden Joko Widodo yang merespons cepat keinginan masyarakat untuk mendapatkan moda transportasi massal yang baru.

“Tiga minggu lalu masih diproses. Jokowi bilang kerja harus cepat, tanggal 21 harus groundbreaking. Semua perizinan harus beres sesuai aturan. Alhamdulillah, semua izin sudah keluar, menunjukkan di zaman Pak Jokowi kerja harus serba cepat,” ucapnya.

Emil baru tiba di Jakarta pada Rabu (20/1/2016) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Dari Jakarta, dia langsung berangkat ke Walini dan mengaku belum sempat pulang ke rumah.

“Malam tidur di Jakarta, paginya langsung ke sini. Percepat umrah dua hari gara-garagroundbreaking ini. Seharusnya, dua hari lagi baru pulang,” kata Emil.(kompas/red)