ASAD 313 Purwakarta Siap Berlaga di Piala Dunia 2022

PURWAKARTA, headlinejabar.com
Kabar gembira diterima dari tim sepak bola kebanggaan masayrakat Purwakarta, Jawa Barat. Tim Asli Sepakbola Anak Desa (ASAD) 313 Jaya Perkasa.  ASAD 313 Jaya Perkasa Purwakarta mengikuti kompetisi internasional untuk kedua kalinya. Pada 2014, anak-anak ASAD 313 saat itu masih berusia 12 tahun mewakili Indonesia dalam laga AquaDNC di Brazil. Mereka berhasil menempatkan diri pada peringkat 7 dunia dari 32 negara peserta.
Kali ini, ASAD 313 kembali menguji hasil pendidikan dan pembinaan kurang lebih selama satu tahun, dalam kompetisi anak-anak usia 14 pada Mediterranian International Cup (MIC) di Barcelona Spanyol. Kompetisi yang diikuti 64 akademi sepakbola terbaik dunia ini berlangsung dari tanggal 23-27 Maret 2016.
Opening ceremony MIC 2016 dibuka pada tanggal 23 Maret, dua hari lalu, pukul 10 waktu setempat. Kemudian pukul 5 sorenya, anak-anak ASAD 313 berhasil meraih kemenangan perdananya melawan Ef Baixter, salahsatu akademi terbaik di Spanyol dengan skor telak 2 : 0.
Direktur Akademi Sepakbola ASAD 313, Zulfan Lindan dalam keterangan tertulisnya menyampaikan pertandingan ini bukanlah soal menang ataupun kalah. Targetnya adalah mengukur sejauh mana kualitas pembinaan yang telah dilakukan oleh pelatih, manajer dan seluruh tim official.
“Sehingga kita tahu tahapan mana yang mesti kita rencanakan berikutnya. Kita akan berusaha menyelenggarakan pembinaan ini secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Zulfian, Jumat (25/3/2016).
Ia memastikan pada piala dunia tahun 2022, Indonesia sudah siap berlaga dengan kekuatan terbaiknya.
Tim sepak bola asal Kabupaten Purwakarta, Asli Sepakbola Anak Desa (ASAD) 313 Jaya Perkasa, memastikan diri lolos ke babak 32 besar Mediteranian International Cup (MIC) 2016 di Barcelona, Spanyol setelah menjuarai grup O turnamen tersebut tanpa terkalahkan.
Kamis (24/3/2016) waktu setempat, ASAD menjalani dua pertandingan dengan satu kemenangan 3-1 melawan Wospac pada pukul 11.000 dan bermain imbang 1-1 melawan Aspire pada 17.00 waktu setempat.
Sebelumnya, pada Rabu (23/3/2016) waktu setempat, ASAD mengalahkan klub satu grupnya, EF Baixter dengan skor 2-0.
Wospac adalah klub asal Cina yang disekolahkan pada akademi Barcelona. Sementara Aspire adalah klub dan akademi asal Qatar dengan direktur tekniknya adalah Xavi Hernandez.
Informasi yang dihimpun, Aspire merupakan langganan masuk final MIC dan digadang-gadang menjadi calon juara.
“Kemampuan ASAD 313 yang berhasil menahan imbang klub Aspire adalah sebuah pengalaman penting,” kata Hertasning Ichlas, Wakil Manager ASAD 313 dalam rilisnya yang diterima Tribun, Jumat (25/3/2016).
Di Grup O, wakil Indonesia di Piala Danone Cup di Brazil ini berhasil mengalahkan tim Girona dari Spanyol 2-0. Dengan hasil ini ASAD memastikan diri lolos ke 32 besar dari 16 grup yang terbagi dari 2 zona.
Usai menjalani dua laga dalam satu hari, anak asuh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ini pada Jumat (25/3/2016) akan menjalani dua laga dengan sistem gugur untuk memastikan ke babak selanjutnya.
“Kondisi anak-anak ASAD 313 sangat santai dan percaya diri di lapangan. Mudah-mudahan laga selanjutnya bisa berjalan sesuai harapan,” katanya.
Dalam website resmi MIC, www.micfootball.com, ASAD 313 Jaya Perkasa tergabung dalam kualifikasi Kelas C U 14 yang terdiri dari 16 grup.
Setiap grup terdiri dari 4 klub. ASAD tergabung dalam Grup O bersama klub Aspire Academy, Wospac Wuhan Shangwen dan EF Baixter.
Adapun dalam kelompok U14 kategori kelas C MIC, dihuni klub-klub U 14 dengan nama besar seperti FC Barcelona, FC Inter Milano, FC Porto hingga Manchester City. Total klub di kelompok U 14 kategori C MIC ini terdiri dari 64 klub.(rml/trb/dzi)